Pelajaran CSS
Mengawali dengan HTML + CSS
Contents
Hasil halaman HTML, dengan warna dan tata letak, seluruhnya menggunakan CSS.
Sebagai catatan saya tidak menganggap HTML ini indah ☺ Langkah 1: menulis HTML
Untuk pelajaran, saya menyarankan anda untuk menggunakan alat yang sangat sederhana. Seperti, Notepad (bila menggunakan Windows), TextEdit (untuk Mac) atau KEdit (bila menggunakan KDE) dapat berkerja dengan baik. Setelah anda mengerti prinsipnya, anda dapat beralih ke peralatan yang lebih canggih, atau bahkan ke program-program komersil, seprti Style Master, Dreamweaver atau GoLive. Tetapi untuk CSS file anda yang pertama, adalah sesuatu hal yang baik untuk bila perhatian anda tidak teralihkan dengan banyak fitur yang terlalu canggih bagi. Jangan menggunakan pengolah kata, seperti Microsoft Word atau OpenOffice. Mereka pada umumnya akan membuat file-file yang tidak dapat dibaca oleh browser web. Untuk HTML dan CSS, kita menginginkan file teks, yang sederhana. Langkah 1 ialah dengan membuka editor teks anda (Notepad, TextEdit, KEdit, atau apa pun favorit anda), mulai dengan file yang kosong dan ketik berikut ini kedalamnya:<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN"> <html> <head> <title>Halaman dengan style saya yang pertama</title> </head> <body> <!-- Menu navigasi situs --> <ul class="navbar"> <li><a href="index.html">Home page</a> <li><a href="renungan.html">Renungan</a> <li><a href="kota.html">Kotaku</a> <li><a href="links.html">Link-link</a> </ul> <!-- Isi utana --> <h1>Halaman dengan style saya yang pertama</h1> <p>Selamat datang ke halaman dengan style saya! <p>Halaman ini tidak ada gambar, tatapi paling tidak memiliki style. Dan juga memiliki link, meskipun mereka tidak pergi kemana-mana… <p>Disini seharusnya ada lebih banyak lagi, tetapi saya belum tahu apa. <!-- Tandatangani dan beri tanggal, hanya bersikap sopan! --> <address>Dibuat 5 April 2004<br> oleh diriku sendiri.</address> </body> </html>Malah anda tidak harus mengetiknya: anda dapat melakukan copy dan paste dari halaman ini ke dalam editor. (Bila anda menggunakan TextEdit pada Mac, jangan lupa memberi tahu TextEdit bahwa teksnya benar-benar teks sederhana (plain text), dengan pergi ke menu Format dan memilih “Make plain teks”.)
- Tag “ul” adalah sebuah daftar dengan sebuah hyperlink per item. Ini akan kita pergunakan sebagai “menu navigasi situs,” yang me-link ke halaman-halaman lain dari halaman Web kita. Sebagai anggapan, seluruh halaman dari situs kita mempunya menu yang serupa.
- Elemen-elemen “h1” dan “p” adalah elemen elemen yang membentuk konten yang unik dari halaman ini, sedangkan tanda tangan (signature) dibagian bawah (“address”) akan tampil serupa di seluruh halaman situs.
Langkah 2: menambahkan beberapa warna
Anda mungkin melihat beberapa teks hitam dengan latar belakang putih, tetapi tergantung dari bagaimana brorser tersebut dikonfigurasi. Jadi salah satu hal mudah yang dapat kita lakukan untuk membuat halaman tersebut menjadi lebih gaya adalah dengan menambahkan beberapa warna. (Biarkan browser tetap terbuka, akan kita gunakan kembali nanti.) Kita akan mulai dengan sebuah style sheet yang dibuat di dalam file HTML. Kemudian, kita akan menaruh HTML dan CSS pada file yang terpisah. File terpisah merupakan hal yang baik, karena akan lebih mudah menggunakan style sheet yang sama untuk beberapa file HTML: anda hanya perlu menuliskan style sheet tersebut sekali. Tetapi untuk langkah ini, kita akan menaruhnya di sebuah file. Kita perlu menambahkan sebuah elemen <style> pada file HTML. Style sheet tersebut akan berada didalam elemen itu. Jadi kembali ke jendela editor dan tambahkan lima baris berikut dibagian head dari file HTML. Baris-baris yang di tambahkan tampil dengan warna merah.<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN">
<html>
<head>
<title>Halaman dengan style saya yang pertama</title>
<style type="text/css">
body {
color: purple;
background-color: #d8da3d }
</style>
</head>
<body>
[dsb.]
Baris pertama menjelaskan bahwa ini adalah sebuah style sheet dan ditulis dalam CSS (“text/css”). Baris kedua mengatakan bahwa kita menambahkan style ke dalam elemen “body”. Yang ketiga menjadikan teks berwarna ungu dan baris berikutnya menjadikan latar belakang jadi kuning kehijauan. - Selector (dalam contoh: “body”), memberi tahu browser bagian dokumen (elemen HTML) yang mana yang terkena dampak aturan tersebut;
- property (dalam contoh, 'color' dan 'background-color' keduanya adalah property), yang menentukan aspek dari elemen yang sedang di atur;
- dan value ('purple' dan '#d8da3d'), yang memberikan nilai pada property dari style.
body { color: purple }
body { background-color: #d8da3d }
tetapi karena kedua atauran tersebut hanya berdampak pada body, kita hanya menulis “body” setu kali dan menulis kedua property dan value bersama. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai selectors, baca bab 2 dari Lie & Bos. Step 3: menambahkan fonta
Hal lain yang mudah dilakukan adalah dengan membuat perbedaan dalam fonta untuk berbagai elemen di halaman. Jadi marilah kita jadikan teks dengan fonta “Georgia”, kecuali untuk heading h1, yang mana akan kita beri fonta “Helvetica.” Di Web, anda tidak pernah dapat memastikan fonta apa yang dimiliki oleh para pembaca di dalam komputer-komputer mereka, jadi kita tambahkan juga beberapa alternatif: bila Georgia tidak tersedia, Times New Roman atau Times juga merupakan pilihan yang baik, bila semua itu tidak ada, browser bisa menggunakan fonta dengan serifs. Bila Helvetica tidak ada, Geneva, Arial dan SunSans-Regular juga serupa dalam bentuk, dan bila tak ada satupun hal tersebut yang jalan, browser dapat memilih fonta lain tanpa serif. Dalam teks editor tambahkan baris-baris berikut:<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN">
<html>
<head>
<title>Halaman dengan style saya yang pertama</title>
<style type="text/css">
body {
font-family: Georgia, "Times New Roman",
Times, serif;
color: purple;
background-color: #d8da3d }
h1 {
font-family: Helvetica, Geneva, Arial,
SunSans-Regular, sans-serif }
</style>
</head>
<body>
[dsb.]
Jika anda menyaimpan file tersebut lagi dan menekan “Reload” di browser, seharusnya ada fonta-fonta yang berbeda untuk heading dan teks lainnya. Langkah 5: Memberi style pada link
Menu navigasi masih terlihat seperti daftar, dan bukan seperti menu. Mari menambahkan style padanya. Kita akan menghilangkan bullet pada daftar tersebut dan memindahkan item-item ke kiri, ketempat dimana bullet tersebut tadi berada. Kita juga akan memberi setiap item latar belakang berwarna putih dengan kotak hitam diluar. (Mengapa? Tidak ada alasan khusus, hanya kerena kita bisa melakukannya.) Kita juga menentukan warna apa yang akan diberikan pada link, jadi mari kita juga tambahkan hal tersebut: biru untuk link yang belum di lihat dan ungu untuk yang sudah dikunjunginya (lines 13-15 and 23-33):<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN">
<html>
<head>
<title>Halaman dengan style saya yang pertama</title>
<style type="text/css">
body {
padding-left: 11em;
font-family: Georgia, "Times New Roman",
Times, serif;
color: purple;
background-color: #d8da3d }
ul.navbar {
list-style-type: none;
padding: 0;
margin: 0;
position: absolute;
top: 2em;
left: 1em;
width: 9em }
h1 {
font-family: Helvetica, Geneva, Arial,
SunSans-Regular, sans-serif }
ul.navbar li {
background: white;
margin: 0.5em 0;
padding: 0.3em;
border-right: 1em solid black }
ul.navbar a {
text-decoration: none }
a:link {
color: blue }
a:visited {
color: purple }
</style>
</head>
<body>
[dsb.]
class="navbar".Step 6: Menambahkan garis horizontal
Tambahan terakhir pada style sheet adalah sebuah garis horizontal untuk memisahkan teks dengan signature yang berada dibawah. Kita akan menggunakan 'border-top', untuk menambahkan garis yang terdiri dari titik-titik diatas elemen <address>:<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN">
<html>
<head>
<title>Halaman dengan style saya yang pertama</title>
<style type="text/css">
body {
padding-left: 11em;
font-family: Georgia, "Times New Roman",
Times, serif;
color: purple;
background-color: #d8da3d }
ul.navbar {
list-style-type: none;
padding: 0;
margin: 0;
position: absolute;
top: 2em;
left: 1em;
width: 9em }
h1 {
font-family: Helvetica, Geneva, Arial,
SunSans-Regular, sans-serif }
ul.navbar li {
background: white;
margin: 0.5em 0;
padding: 0.3em;
border-right: 1em solid black }
ul.navbar a {
text-decoration: none }
a:link {
color: blue }
a:visited {
color: purple }
address {
margin-top: 1em;
padding-top: 1em;
border-top: thin dotted }
</style>
</head>
<body>
[dsb.]
Sekarang style kita sudah lengkap. Selanjutnya mari kita lihat bagaimana kita dapat menaruh style sheet di file yang terpisah, sehingga halaman-halaman lain dapat menggunakan style yang sama. Step 7: Menaruh style sheet di sebuah file terpisah
Kita sekarang mempunyai sebuah HTML file dengan sebuah style sheet yang dibuat di dalamnya. Tetapi bila situs milik kita berkembang, kemungkinan kita menginginkan banyak halaman menggunakan style yang sama. Ada cara yang lebih baik daripada meng-copy style sheet ke setiap halaman: bila kita menaruh style sheet di sebuah style terpisah, semua halaman dapat mengarah padanya. Untuk membuat sebuah file style sheet, kita harus membuat sebuah teks file kosong yang lain. Anda bisa memilih “New” dari menu File di editor, untuk membuat sebuah jendala kosong. (Bila anda menggunakan TextEdit, jangan lupa untuk membuatnya menjadi file teks lagi, menggunakan menu Format.) Lalu cut dan paste segala sesuatu yang terdapat dalam elemen <style> dari file HTML ke dalam jendela baru. Jangan copy <style> dan </style>. Mereka meruupakan bagian dari HTML, dan bukan untuk CSS. Dalam jendela editor yang baru, anda sekarang sudah memiliki style sheet yang lengkap:body {
padding-left: 11em;
font-family: Georgia, "Times New Roman",
Times, serif;
color: purple;
background-color: #d8da3d }
ul.navbar {
list-style-type: none;
padding: 0;
margin: 0;
position: absolute;
top: 2em;
left: 1em;
width: 9em }
h1 {
font-family: Helvetica, Geneva, Arial,
SunSans-Regular, sans-serif }
ul.navbar li {
background: white;
margin: 0.5em 0;
padding: 0.3em;
border-right: 1em solid black }
ul.navbar a {
text-decoration: none }
a:link {
color: blue }
a:visited {
color: purple }
address {
margin-top: 1em;
padding-top: 1em;
border-top: thin dotted }
Pilih “Save As…” dari menu File, pastikan bahwa anda berada di directory/folder yang sama dengan file halamanku.html, dan simpan style sheet tersebut dengan nama “styleku.css”. Sekarang balik ke jendela dengan kode HTML. Hapus segalanya dimulai dari tag <style> hingga dan termasuk tag </style> dan gantikan dengan sebuah elemen <link> element, seperti berikut: <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN">
<html>
<head>
<title>Halaman dengan style saya yang pertama</title>
<link rel="stylesheet" href="styleku.css">
</head>
<body>
[dsb.]
Ini akan mangatakan pada browser bahwa style sheet dapat ditemukan di sebuah file bernama “styleku.css” dan karena tidak ada disebutkan nama direktori, browser akan akan mencarinya di direktori dimana file HTML ditemukan. Bila anda menyimpan file HTML dan menekan tombol reload di browser, anda tidak akan melihat adanya perubahan: halamannya akan tetap diberi style yang sama, tetapi sytle tersebut datang dari sebuah file external.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar